BERPENGALAMAN LEBIH DARI 27 TAHUN

BERDIRI SEJAK 1990, BIRO PERJALANAN UMROH DAN HAJI PLUS DENGAN JUMLAH JAMAAH TERBESAR DI INDONESIA DAN DUNIA. MENGUMROHKAN RIBUAN JAMAAH TIDAK MAMPU DENGAN PROGRAM SOLUSINYA

KEUTAMAAN DAN KEUNGGULAN PT ARMINAEKA PERDANA

INVESTASI DUNIA DAN AKHIRAT, PELUANG USAHA, IBADAH DAN PELAYANAN

MENGEDEPANKAN TRANSPARANSI

YANG MELIPUTI JADWAL YANG BISA DILIHAT SENDIRI DAN DIPILIH SENDIRI, JUMLAH TABUNGAN, NAMA JAMAAH, PENGURUS YANG AMANAH DAN PROFFESIONAL

JAMAAH HAJI PLUS TERBANYAK

DISETIAP TAHUN LEBIH DARI 600 JAMAAH HAJI PLUS SE-INDONESIA DIBERANGKATKAN OLEH PT. ARMINAREKA PERDANA

JAMINAN 5 PASTI UMROH, JADWAL UMROH PLUS TOUR MANCANEGARA TERLENGKAP

JAMINAN 5 PASTI ARMINAREKA PERDANA, PROVIDER VISA DAN PELUANG USAHA BAGI JAMAAH YANG MAU MEMBUKA BIRO SECARA LEGAL

Saturday, 9 December 2017

Jangan Jangan Gusti Allah BOSAN dengan Anda?


OJO-OJO GUSTI ALLOH WIS BOSEN karo SAMPEYAN???

Penjual Empek2 bertanya pada seorang Ustadz di kampung yang jadi salah satu langganannya.

"Pak ustad, kenapa ya. Saya kok merasa susah dan penuh masalah. Cari Rizki sulit, cari pekerjaan susah, pokoknya amburadul hidup saya. Saya juga merasa jenuh dengan hidup saya yang begini2 aja..! Terasa hambar, tak ada arahnya, dan tak ada nikmatnya. Bosan saya Ustadz. Saya ingin bahagia tapi kenapa susah sekali ya?"

"Oooo..! Mungkin saat ini Allah juga lagi BOSAN dengan sampean."

"Hahh! Allah bosan dengan saya ?. Maksudnya bagaimana Ustadz?" tanya si penjual empek2 itu

"Mungkin Allah capek mencari sampean, Cak, sebab dicari kesana kemari tapi sampean tak pernah ditemukan."

Setelah berhenti sejenak, ustadz tersebut melanjutkan,

"Sampean dicari oleh Allah diantara kumpulan orang yang sholat berjamaah di masjid, tidak ada. Dicari di antara kumpulan DHUHA, sampean juga tak ada. Dicari di antara kumpulan TAHAJJUD juga tak ada. Dicari di antara kumpulan PUASA Sunah Yo blass ra tahu, mangan tok ae bendino.
Dicari di antara kumpulan SEDEKAH juga tak kelihatan batang hidungnya. Dicari di antara kumpulan TADARUSAN Qur'an, misalnya di program ODOJ (One Day One Juz) sampean juga tak nampak di sana. *Dicari di antara kumpulan orang orang yang UMROH, niat pun sampean tidak punya.*

Penjual empek2 itu diam menunduk, ia merasa seperti ada sesuatu yang menohok relung hatinya. Si ustadz kampung melanjutkan

"Sampean dicari Alloh di antara orang2 yang tepat waktu SHOLATNYA, sampean juga tak ada. Malah sampean kerjakan paling belakang dibanding aktivitas lainnya.
Memangnya siapa yang ngasih waktu dan umur pada sampean. Dicari di antara Ahli SHOLAWAT pun tak ada. Dicari di antara yang MENUNTUT ilmu, Yo ora ono blass. Dicari diantara orang yang mengamalkan dan menegakkan SILATURRAHMI, sampean Yo ra Ono. Bidek ae nang omah, sok sibuk...sok repot.Terus Allah mau mencari sampean di mana lagi, Hah.? Coba sampean beritahu..!


Penjual empek2 itu diam. Ia mendadak berhenti saat memotong empek2nya

"Bicaralah jangan diam saja, ( Ojo meneng ae', ) ucap ustadz kampung itu

Maka menangislah si penjual empek2 itu. Sambil mengusap airmatanya yang bercucuran, seperti cucuran air hujan yang meresap lewat genteng bocor, ia lalu ber-Istighfar.

"Tobat... Ustadz....tobat kulo"

*"Hidup itu sederhana, Cak. Kalau kita memprioritaskan Allah, Dia pun pasti memprioritaskan kita."*


Yuk, Mulai Memprioritaskan Allah dlm Hidup Kita. Monggo Awali dengan Menyedekahkan Waktu Datang Ke Majelis Seminar Haji Umroh dan Percepatan Rejeki Hari ini Jam 10.00 Di RM Padang Muara Juanda Surabaya ( Utara Mcd Juanda )

Dishare Oleh
H. Bambang Priyono, Amd.Kep.,CHt.CI.CT.CM
Tour Leader Umroh dan Haji Plus
PT Arminareka Perdana
WA 082264189118

Friday, 6 October 2017

DOKUMENTASI HAJI PLUS 2017 PT ARMINAREKA PERDANA

 DOKUMENTASI HAJI PLUS PT. ARMINAREKA PERDANA TAHUN 2017

CITY TOUR MAKKAH DI JABAL RAHMAH BERSAMA MUTAWIF UNAIS SUPANDI

BERSAMA DIREKTUR PT. ARMINAREKA PERDANA DI ZAM ZAM TOWER


MABID DI MUSDALIFAH SETELAH ARAFAH


Monday, 17 July 2017

PESAN KEMENTERIAN KESEHATAN UNTUK JAMAAH HAJI TAHUN 2017

PESAN KEMENTERIAN KESEHATAN UNTUK JAMAAH HAJI TAHUN 2017
MENUJU JAMAAH HAJI SEHAT DAN KEMABRURAN IBADAH

Kondisi Kelembapan Di Arab Saudi SANGAT RENDAH, jamaah diminta untuk sering minum air putih untuk Mencegah Heat Stroke / Serangan Panas. jangan khawatir soal Buang Air Kecil. karena kelembapan yang rendah itu menyebabkan banyaknya keringat yang keluar dan produksi air kencingpun berkurang.

Ketika Didalam Masjid ataupun diluar masjid, jika akan meminum Air Zam ZAm Pilih Air Zam ZAm yg bertuliskan " NOT COLD " artinya tidak dingin, untuk mencegah mudahnya terjangkitnya Infeksi Saluran Pernafasan Atas, karena udara kering dan kelembapan rendah ditenggorokan jika ketemu Air Dingin akan mudah Batuk, jika terpaksa tunggu hingga tidak dingin, baru kemudian diminum

Sangat Dianjurkan bagi Bapak Ibu Duyufullah Duyufurrahman. yang ingin berlama lama dimasjid atau yang memiliki penyakit Kencing Manis agar tidak Hipoglikemia atau Gula Darah Yang terlalu Rendah. dan selalu siap beraktivitas Fisik krn siap Cadangan Energi dari bekal makanan

Makanan Harus Bervariasi, ada Nasi, Sayur, Lauk Pauk, Buah2an dan Susu untuk memenuhi kebutuhan Tubuh

Allah sudah berfirman dalam Surat Al A'raf : 31 , bahwa kita dianjurkan makan dan minum untuk tidak berlebihan, harus seimbang gizinya, berhenti sebelum kenyang. tentunya agar kondisi kesehatan tetap Prima. karena yang berlebih lebihan akan memberikan potensi munculnya penyakit, Diabetes, Stroke, Hipertensi, Asam Urat dan lain sebagainya

Mencegah Serangan Panas atau Heat Stroke, Siapakan Handuk Kecil yang Dibahasi dan dibilas saat akan kemasjid atau membawa payung



Terlebih Kepada Jamaah dengan Diabetes



Banyak Kejadian Kebakaran Akibat Rokok, Puting Rokok Yang dibuang sembarangan

HINDARI IBADAH YANG BUKAN PRIORITAS ATAU YANG BUKAN RUKUN HAJI
DEMI KESEHATAN DAN KESEMPURNAAN HAJI

UNTUK MENOLAK CAHAYA MATAHARI, JANGAN YANG GELAP DAN TIDAK MENYERAP PANAS






PESAN INI DISAMPAIKAN OLEH :
KEMENTERIAN KESEHATAN RI
TENAGA KESEHATAN HAJI INDONESIA SUB 2017

Friday, 2 June 2017

Kemenkes Dorong Calon Haji Lansia Lebih Sehat


Kemenkes Dorong Calon Haji Lansia Lebih Sehat

Calon jemaah haji lanjut usia (Lansia) sehat adalah bukan kebetulan, tapi memerlukan persiapan. Sebab, menjadi Lansia adalah proses alamiah bagi semua orang. Karenanya setiap orang harus mempersiapkan diri untuk menjadi seorang Lansia yang lebih sehat.

Agar menjadi Lansia yang lebih sehat, mandiri, aktif, produktif dan bisa melaksanakan ibadah haji secara sehat, maka perlu mempersiapkan diri dengan meningkatkan kesabaran dan berfikir positif, menjalin hubungan harmonis dalam keluarga, teman dan lingkungan serta tetap setia dengan pasangan yang sah.

Selanjutnya untuk menjadi calon jemaah haji Lansia yang sehat, perlu melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dari sekarang. Sekurang-kurangnya ada 4 hal yang harus dilakukan untuk menjadi Lansia yang lebih sehat yaitu:

1. Biasakan melakukan aktifitas fisik ringan selama 30 menit sehari dan lakukan senam Lansia secara rutin.

2. Konsumsi sayur dan buah setiap hari dan makan makanan yang kaya akan kalsium.

3. Periksakan kesehatan secara rutin di Posyandu Lansia atau Posbindu dan ke Puskesmas jika ada keluhan kesehatan.

4. Kembangkan hobi sesuai kemampuan dan terus lakukan kegiatan yang mengasah otak.

Bertepatan dengan Peringatan Hari Lansia tahun 2017, Kementerian Kesehatan mendorong gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) melakukan senam ringan bersama para Lansia, pada 22 Mei 2017 di lapangan Gedung Budaya Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Senam ringan yang diawali dengan gerakan pemanasan, senam inti, senam vitalisasi otak sekaligus pelemasan ini melibatkan 300 orang Lansia dari perkumpulan Lansia Kabupaten Bandung.

Senam vitalisasi otak ini berfungsi untuk mencegah kepikunan, dimensia (sering lupa) dan stroke. Upaya ini akan efektif apabila dilakukan secara rutin 3 kali seminggu, selama 12 menit.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, dan alamat email kontak@kemkes.go.id

Sumber: http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20170522/2820946/kemenkes-dorong-calon-haji-lasia-lebih-sehat/

Tuesday, 30 May 2017

Petugas Kesehatan Harus Utamakan Jemaah Haji


Petugas Kesehatan Harus Utamakan Jemaah Haji

Ciloto, 29 Mei 2017

Jemaah haji Indonesia harus mendapat pelayanan kesehatan yang terbaik, karenanya semua petugas kesehatan harus betul betul melayani. Untuk itu petugas kesehatan harus menempat diri sebagai pelayan. Sebab, jemaah haji tahun 2017 ini jumlahnya 221 ribu, lebih besar dari tahun sebelumnya 168 ribu, bahkan terbesar di dunia. Sementara dari jumlah jemaah yang besar itu, 61 % diantaranya kesehataannya dalam keadaan resiko tinggi.

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Kesehatan Haji, Dr.dr.Eka Jusuf Singka, MSc didepan peserta pelatihan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), 29 Mei 2017 di BBPK Ciloto, Jawa Barat.

"Mengutamakan kepentingan jemaah haji adalah yang utama dari pada mengutamakan kepentingan pribadi ( ritual ibadah )", tegas dr. Eka.

Untuk itu, Kapuskes Haji meminta semua petugas kesehatan saat melakukan tawaf putaran pertama di Masjidil Haram berdoa untuk kesehatan jemaah haji.

"Mohon kepada Allah agar semua jemaah haji Indonesia diberi kesehatan dan keselamatan sampai kembali ke tanah air", pinta dr. Eka.

Menurut Kepala Kesehatan Haji, Ibadahnya petugas kesehatan dan jemaah haji itu berbeda. Perilaku ibadahnya petugas kesehatan adalah sibuk bekerja melayani jemaah. Insya Allah, doa dan ibadah petugas kesehatan yang melayani jemaah haji akan lebih baik.

"Ketika adzan berkumandang, sementara saat yang bersamaan ada pasien yang harus dirujuk, maka petugas kesehatan harus menyelesaikan rujukan terlebih dahulu, setelah itu melaksanakan shalat", tegas dr. Eka memberi contoh.

dr. Eka mengajak kepada seluruh petugas kesehatan harus memiliki komitmen untuk melayani jemaah haji, sebab menjadi pelayanan tamu Allah adalah posisi yang terhormat dihadapan Allah maupun manusia.

Selain itu, untuk menghadapi besarnya jemaah haji dan kekhawatiran pelayanan kesehatan, menurut Kapuskes Haji harus dijawab dengan menerapkan 5 strategi kerja yang terdiri dari:

1. Penguatan promotif dan preventif dengan
tetap penguatan kuratif dan rehabilitatif.
2. Mobilisasi PPIH Bidang Kesehatan dan TKHI
mengikuti pola pergerakan jemaah haji.
3. Penguatan penyelenggaraan kesehatan haji di
Musdalifah, Arafah dan Mina.
4. Penguatan sistem informasi dan komunikasi
antar daker, integrasi tim PPIH dengan tim
pendukung lainnya.
5. Perlindungan dan evakuasi tanazul jemaah
haji.

Kapuskes Haji mengingatkan, keberadaan petugas kesehatan ini karena merupakan amanah Undang Undang 13 tahun 2008 untuk menjalankan tugas melayani tamu Allah.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, dan alamat email kontak@kemkes.go.id.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat


drg. Oscar Primadi, MPH

TOUR LEADER UMRAH PT. ARMINAREKA PERDANA

JADWAL SEMINAR SOLUSI HAJI UMROH DAN PERCEPATAN REJEKI

JADWAL SEMINAR SOLUSI HAJI UMROH DAN PERCEPATAN REJEKI

Talbiyah

close
KLIK GAMBAR UNTUK MENGHILANGKAN